Siapakah Pewaris Nabi dan al-Qur’an?

Telah masyhur diketahui hadits bahwa ulama adalah pewaris para nabi baik dalam sunni dan syiah. Pada kesempatan kali ini kami akan mencoba membahasnya berdasarkan referensi syiah.
Ada dua hal topik yang akan kami bahas, yang pertama siapakah pewaris nabi? dan yang kedua kepada siapa diwariskan al-Qur’an sepeninggal beliau saw.
1. Ulama sebagai pewaris nabi.

Dalam kitab al-kafi vol.1 hlm.34 no.1 ada riwayat yang menurut Allamah al-Majlisi hasan sanadnya yaitu:

عن أبي عبد الله قوله: قال رسول الله (ص): …وإن العلماء ورثة الأنبياء إن الأنبياء …

Dari Abi Abdullah as berkata: Rasulullah saw bersabda: … Dan sesungguhnya ulama adalah pewaris para nabi…

Lalu siapakah ulama yang dimaksud sebagai pewaris nabi? berikut ini kami akan tampilkan riwayat shahih dalam al-kafi tentang siapakah yang dimaksud dengan ulama.

أحمد بن محمد ومحمد بن يحيى، عن محمد بن الحسن، عن يعقوب بن يزيد، عن محمد بن إسماعيل قال: سمعت أبا الحسن عليه السلام يقول: الأئمة علماء صادقون مفهمون محدثون.

Diriwayatkan dari Muhammad bin Isma’il berkata: Aku mendengar Aba al-Hasan as berkata: Para Imam adalah ulama’, orang yang jujur, yang mempunyai pemahaman sempurna, yang diajak berbicara oleh malaikat (Muhaddatsun).
📚 sumber: al-Kafi vol.1 hlm.271 hadits no.3 kitab al-hujjah, Syaikh al-Kulaini.

📓 hadits ini Shahih menurut Allamah al-Majlisi dalam kitab Mir’ah al-Uqul vol.3 hlm.164.

2. Siapakah pewaris kitab yang diturunkan kepada Nabi Muhammad saw (al-Qur’an) ?

Sebetulnya tentang hal ini ada disebutkan dalam al-Qur’an surat al-fathir ayat 32 tentang kepada siapa kitabullah(al-qur’an) diwariskan. Untuk memperjelas tentang siapakah hamba Allah yang terpilih tersebut? berikut ini kami tampilkan beberapa riwayat yang kuat dalam kitab syiah:

حدثنا محمد بن عبد الجبار قال حدثنا صفوان بن يحيى عن يونس وهشام عن أبي الحسن الرضا عليه السلام قال سئلته عن قوله الله عز وجل ثم أورثنا الكتاب الذين اصطفينا من عبادنا فمنهم ظالم لنفسه ومنهم مقتصد ومنهم سابق بالخيرات قال الامام.

Muhammad bin Abdul Jabar menyampaikan hadits kepada kami daei Shafwan bin Yahya dari Yunus dan Hisyam dari Abu al-Hasan al-Ridha as. Aku berkata kepada beliau as tentang firman Allah awj, “kemudian kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih dari sebagian hamba-hamba kami, lalu sebagian dari mereka ada yang zalim kepada diri mereka sendiri, dan sebagian dari mereka ada yang pertengahan, dan sebagian dari mereka ada pula yang lebih dulu dalam berbuat kebaikan…” (Qs. Fathir: 32). Beliau as berkata: Dia adalah seorang Imam.
📚 sumber: Syaikh Muhammad bin al-Hasan al-Shafar, Basha’ir al-Darajat hlm.65 hadits no.4, riwayat ini shahih sanadnya, semua perawi tsiqah.

حدثنا أحمد بن الحسن بن علي بن فضال عن عمرو بن سعيد عن مصدق بن صدقه عن عمار الساباطي عن أبي عبد الله عليه السلام ثم *أورثنا* الكتاب الذين اصطفينا من عبادنا قال قال *هم آل محمد والسابق بالخيرات هو الامام*

Ahmad bin Hasan telah menceritakan hadits kepada kami dari Ali bin Fadhal dari Amr bin Sa’id dari Mushadiq bin Shadaqah dari  Ammar Sabathi dari Abu Abdillah as mengenai ayat, “kemudian kitab itu kami wariskan kepada orang-orang yang kami pilih dari sebagian hamba-hamba kami…” (Qs. Fathir: 32) Beliau as berkata: “mereka adalah Keluarga Muhammad dan yang lebih dulu berbuat kebaikan adalah seorang Imam”.

📚 sumber: Syaikh Muhammad bin al-Hasan al-Shafar, Basha’ir al-Darajat hlm.66, riwayat ini muwatsaq.

Dari dalil-dalil di atas jelaslah bagi kita bahwa pewaris nabi saw dan kitabnya(al-qur’an) adalah para imam ahlulbayt as.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s